NARATIVE.ID, AMERIKA SERIKAT — Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai menunjukkan kemampuan yang semakin besar dalam menyelesaikan persoalan teoretis di berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Penelitian yang dipimpin Neil Thompson dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) menemukan peningkatan signifikan kemampuan model AI dalam memecahkan soal-soal ilmiah yang sebelumnya membutuhkan analisis mendalam dari para peneliti.
Dilansir Wired, Rabu (14/10/2026), tingkat keberhasilan model AI terbaik dalam pengujian tersebut meningkat dari sekitar 2 persen pada pertengahan 2024 menjadi sekitar 35 persen pada pertengahan 2026.
Pengujian mencakup sejumlah bidang, seperti teori probabilitas, statistika, ekonomi, fisika energi tinggi, gravitasi, kosmologi, hingga fisika kuantum.
Penelitian dilakukan Thompson bersama Gabriel Manso dan Claudio Mayrink Verdun.
Mereka menguji sejumlah model AI terhadap persoalan teoretis yang diambil dari makalah penelitian ilmiah. Untuk mengurangi kemungkinan model sekadar mengulang jawaban yang sudah dipelajari, tim memilih persoalan yang penyelesaiannya dipublikasikan setelah batas data pelatihan model yang diuji.
Akses internet juga dibatasi selama pengujian sehingga model harus menghasilkan penyelesaiannya sendiri tanpa mencari jawaban secara daring.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa AI tidak lagi hanya digunakan untuk merangkum literatur, menulis kode, atau mengolah data, tetapi juga mulai mampu membantu proses pemecahan persoalan ilmiah.
Meski demikian, kemampuan tersebut belum berarti AI dapat menggantikan seluruh pekerjaan ilmuwan.
Penelitian ini berfokus pada persoalan teoretis yang dapat dikerjakan tanpa eksperimen fisik maupun simulasi tambahan. Karena itu, hasil pengujian tidak dapat langsung digeneralisasi untuk seluruh kegiatan penelitian.
Kesalahan dalam penyelesaian yang dihasilkan AI juga masih menjadi persoalan. Jawaban yang terlihat meyakinkan belum tentu terbukti benar ketika setiap tahap penalarannya diperiksa.
Peneliti menegaskan bahwa manusia tetap diperlukan untuk mengembangkan gagasan, menghubungkan berbagai temuan, dan memverifikasi ketepatan solusi.
Perkembangan tersebut menandai perubahan penting dalam pemanfaatan AI. Teknologi yang sebelumnya banyak dikenal sebagai alat bantu pekerjaan digital kini semakin berpotensi menjadi mitra penelitian dalam mengembangkan pengetahuan baru.
Tantangan berikutnya bukan hanya meningkatkan kemampuan AI menyelesaikan persoalan, melainkan juga memastikan setiap hasil dapat diperiksa dan dipertanggungjawabkan secara ilmiah.


▶
▶
Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Ekonomi & Usaha
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Pendidikan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR