NARATIVE.ID · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Hukum & Keamanan

Modus Korupsi Makin Kompleks di Era Digital, KPK Dorong Penguatan Audit Forensik

KPK mendorong auditor forensik memperkuat kompetensi, integritas, dan pemanfaatan teknologi untuk menghadapi modus korupsi yang semakin kompleks di era digital.
Ketua KPK Setyo Budiyanto berbicara dalam Seminar Nasional AAFI 2026 di Auditorium Badiklat PKN BPK RI, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Ketua KPK Setyo Budiyanto berbicara dalam Seminar Nasional AAFI 2026 di Auditorium Badiklat PKN BPK RI, Jakarta, Rabu (21/10/2026). · Foto: Dokumentasi KPK/InfoPublik

NARATIVE.ID, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong penguatan integritas dan pemanfaatan teknologi dalam audit forensik untuk menghadapi modus kecurangan dan tindak pidana korupsi yang semakin kompleks di era digital.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, perkembangan teknologi menuntut auditor forensik terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan pemeriksaan tanpa mengabaikan prinsip integritas.

Hal tersebut disampaikan Setyo dalam Seminar Nasional Asosiasi Auditor Forensik Indonesia (AAFI) 2026 di Auditorium Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara (Badiklat PKN) BPK RI, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

“Integritas harus menjadi infrastruktur dan fondasi yang menghubungkan mandat, akuntabilitas, kepatuhan, dan keilmuan,” ujar Setyo.

Seminar bertema Peran Strategis Auditor Forensik dalam Penanganan Fraud dan Korupsi di Era Disrupsi Digital tersebut diikuti peserta dari unsur pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), sektor swasta, profesional, dan akademisi.

Penguatan audit forensik menjadi penting karena perkembangan sistem transaksi dan teknologi informasi menghadirkan tantangan baru dalam mendeteksi serta menelusuri dugaan penyimpangan keuangan.

Dalam Rencana Strategis KPK 2025–2029, pemanfaatan analisis data berskala besar atau big data dan kecerdasan buatan (AI) juga menjadi bagian dari arah pengembangan investigasi modern untuk mendukung pengungkapan perkara korupsi.

Namun, penggunaan teknologi perlu disertai kemampuan analisis yang memadai, objektivitas pemeriksaan, dan kepatuhan terhadap prosedur agar hasil audit dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui penguatan kompetensi dan kolaborasi lintas sektor, auditor forensik diharapkan semakin mampu mendukung pendeteksian kecurangan, penelusuran bukti, serta upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Reporter / Redaksi NARATIVE.ID

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT