NARATIVE.ID - Presiden melangsungkan pelepasan resmi kontingen Indonesia yang akan berlaga pada ajang Asian Games ke-20 tahun 2026 di Jepang. Acara pelepasan yang digelar di Istana Negara Republik Indonesia tersebut dihadiri oleh jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga, serta para ketua umum federasi cabang olahraga nasional.
Dalam pengarahannya, Kepala Negara menyampaikan bahwa sektor olahraga memegang peranan yang sangat penting dalam membangun fondasi kebangsaan. Kesehatan fisik, keterampilan, dan daya juang masyarakat disebut sebagai cerminan dari kekuatan serta keberhasilan suatu bangsa secara keseluruhan.
Rumus untuk jadi champion itu hanya tiga. Latihan, latihan, latihan. Itu saya pegang terus.
Saya diberi laporan oleh Pak Erick, “Pak, untuk SEA Games, medali emas dapat Rp1 miliar”, ya. Tapi, ini Asian Games. Medali emas Rp3 miliar.
Pemerintah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada 432 atlet yang berhasil lolos kualifikasi dan terpilih mewakili sekitar 287 juta rakyat Indonesia. Perjuangan para atlet yang bersedia mengorbankan waktu dan tenaga melalui latihan keras dinilai sebagai bentuk pengabdian yang sangat bernilai bagi negara.
Selain memberikan dorongan moral kepada atlet, Kepala Negara juga memberikan perhatian pada peran jajaran pengurus serta pembina cabang olahraga. Kepemimpinan dalam dunia olahraga nasional dinilai membutuhkan pengorbanan besar, baik waktu, pikiran, maupun sumber daya demi membawa atlet meraih puncak prestasi.
Sebagai bentuk dukungan konkret dan motivasi bertanding, pemerintah mengumumkan penyediaan bonus uang tunai sebesar Rp3 miliar bagi atlet yang berhasil merebut medali emas pada ajang Asian Games mendatang. Jumlah ini tercatat meningkat signifikan dibandingkan nilai apresiasi pada ajang SEA Games sebelumnya.
Tidak hanya insentif finansial untuk peraih medali emas, pemerintah juga memastikan apresiasi bagi peraih medali perak dan perunggu. Bentuk penghargaan tersebut diwujudkan melalui percepatan kenaikan pangkat dan jenjang karier, khususnya bagi atlet maupun pelatih yang berstatus sebagai anggota TNI dan Polri.
Kebijakan dorongan karier ini diambil sebagai langkah nyata untuk memastikan bahwa setiap prestasi dan kerja keras yang telah disumbangkan oleh para olahragawan serta tim pelatih mendapatkan pengakuan yang sepadan dari negara.
Acara pelepasan ditutup dengan harapan besar agar seluruh anggota kontingen dapat berjuang secara optimal dan menjaga semangat pantang menyerah selama bertanding, sehingga bendera merah putih dapat dikibarkan dan lagu kebangsaan Indonesia berkumandang di arena internasional.
Sumber: Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Transkrip resmi.


▶


Narative.id Jawa Timur · Wisata, Kuliner & Budaya
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Ekonomi & Usaha
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR