NARATIVE.ID · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Berita

Bukan Dibuang! 1,3 Ton Sampah SPPG Tiap Hari Justru Diubah Andi Rustono Jadi Bernilai"

PEMALANG – Sampah organik yang dihasilkan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak selalu harus berakhir di tempat pembuangan. Di tangan Andi, sisa bahan organik tersebut…
Bukan Dibuang! 1,3 Ton Sampah SPPG Tiap Hari Justru Diubah Andi Rustono Jadi Bernilai"

PEMALANG – Sampah organik yang dihasilkan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak selalu harus berakhir di tempat pembuangan. Di tangan Andi, sisa bahan organik tersebut mulai dimanfaatkan menjadi pupuk hingga sumber pakan untuk peternakan dan perikanan.

Andi mengatakan saat ini dirinya menjadi off-taker pengelolaan sampah dan telah bermitra dengan 12 SPPG. Dari jumlah tersebut, sampah organik yang dikelolanya mencapai sekitar 1,3 ton setiap hari.

Menurut dia, satu SPPG dapat menghasilkan lebih dari 100 kilogram sampah organik per hari.

“Sekarang yang saya kelola sekitar 1,3 ton setiap hari. Itu baru organik, untuk anorganiknya belum,” kata Andi, Kamis (11/9/2026).

Andi menjelaskan, sampah organik yang diterimanya tidak langsung dibuang. Sampah tersebut dipilah dan dimanfaatkan melalui sejumlah metode pengolahan.

Salah satunya melalui proses pengomposan. Sampah organik diolah menjadi pupuk padat yang kemudian digunakan untuk tanaman.

“Bahan organik ini bisa dijadikan pupuk padat dan sudah saya aplikasikan ke tanaman-tanaman,” ujarnya.

Selain menjadi pupuk, sebagian bahan organik juga dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan peternakan. Menurut Andi, pemanfaatannya antara lain untuk ternak unggas dan kambing.

Tak hanya itu, ia juga memanfaatkan sebagian limbah organik untuk sektor perikanan serta mendukung budidaya tanaman dan sayuran.

Dengan pola tersebut, Andi berharap sampah dari kegiatan SPPG dapat memiliki nilai guna sekaligus mengurangi jumlah limbah yang harus dibuang.

Ia menilai persoalan sampah SPPG tidak hanya berkaitan dengan teknis pengangkutan dan pembuangan, tetapi juga bagaimana sisa makanan dapat dikelola secara bertanggung jawab.

Andi juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran penerima manfaat untuk menghargai makanan. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pengambil kebijakan, tokoh masyarakat hingga tokoh agama.

Pengelolaan sampah sejak dari sumber menjadi penting seiring besarnya volume sampah organik yang dihasilkan setiap hari. Dengan jumlah sekitar 1,3 ton dari 12 SPPG yang saat ini ditangani Andi, pemanfaatan kembali sampah organik berpotensi mengurangi beban pembuangan sekaligus memberikan nilai guna bagi sektor pertanian, peternakan dan perikanan.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Reporter / Redaksi NARATIVE.ID

KOMENTAR (1)

Moh fadli nizami p
12 Sep 2026, 10:37 WIB
Keren, semoga bisa membantu pengelolaan sampah mbg

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT