NARATIVE.ID, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan pendekatan kreatif dalam menyampaikan nilai-nilai integritas dan antikorupsi kepada generasi muda. Salah satunya melalui Kompetisi Komik Sketch Your Integrity (SYI) 2026, yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menuangkan gagasan, kritik, dan pengalaman melalui karya visual.
Kompetisi SYI 2026 dilaksanakan KPK melalui Direktorat Jejaring Pendidikan (Jardik) dengan menggandeng tiga perguruan tinggi, yakni Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, dan ISI Bali.
Rangkaian kegiatan bertema “Menjaga Integritas dengan Kreativitas” tersebut telah berlangsung sejak Mei 2026.
Rangkaian SYI 2026 di ITK ditutup dengan acara penganugerahan pemenang yang berlangsung di Auditorium Gedung A Kampus ITK, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (22/9). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor II ITK Khakim Ghozali, Direktur Jejaring Pendidikan KPK Dian Novianthi, serta sekitar 150 mahasiswa.
Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo mengatakan, pendidikan antikorupsi dapat disampaikan melalui media yang dekat dengan kehidupan generasi muda, termasuk melalui seni komik.
“Lomba Komik SYI sebagai implementasi Pendidikan Antikorupsi melalui seni berupa komik. Komik ini tidak harus berisi pasal-pasal terkait tindak pidana korupsi, tetapi hal-hal yang berhubungan dengan perilaku koruptif dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ibnu.
Menurutnya, pendekatan kreatif tersebut diharapkan membuat pesan integritas lebih mudah dipahami dan relevan dengan pengalaman sehari-hari mahasiswa.
Dukungan terhadap program pendidikan antikorupsi juga disampaikan Dekan Fakultas Pembangunan Berkelanjutan ITK, Alamsyah.
“ITK selalu mendukung upaya KPK dalam Pendidikan Antikorupsi,” kata Alamsyah.
Di ITK, kompetisi tersebut diikuti oleh 13 peserta, baik secara individu maupun kelompok. Berdasarkan hasil penjurian, Juara Pertama diraih Tim No Jiplak-Jiplak Club yang beranggotakan Vito Zilanayo dan Nailah Nazhifah.
Juara Kedua diraih Salma Hayek Safira, Juara Ketiga Margareta Estin, sedangkan Juara Harapan diraih Tim Kelompok 2RN yang terdiri atas Reva Islami Budiman, Muhammad Rizky, dan Nabil Nugroho Justisiko.
Selain penyerahan penghargaan, kegiatan juga diisi dengan pameran karya finalis serta talkshow bertajuk “Bincang Asik Integritas Mahasiswa.”
Dalam sesi tersebut, komikus profesional Adelia Maghfira menyampaikan bahwa komik dapat menjadi medium untuk menyuarakan nilai kejujuran sekaligus berbagai persoalan sosial.
“Komik bisa menjadi salah satu media seni untuk menyuarakan nilai kejujuran dan juga keresahan di masyarakat. Menjadi seorang komikus juga perlu dedikasi dan kedisiplinan untuk menghasilkan karya yang bermakna,” ujarnya.
Direktur Jejaring Pendidikan KPK Dian Novianthi juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam merespons berbagai persoalan sosial di masyarakat.
“Kami berharap generasi muda terus berani dan peduli dengan isu-isu sosial di masyarakat. KPK siap mendukung melalui berbagai program yang mendorong keterlibatan aktif mahasiswa ke depannya,” kata Dian.
Karya-karya terbaik mahasiswa dari kompetisi tersebut selanjutnya akan dikembangkan dan dikompilasikan dalam bentuk buku komik untuk menjadi salah satu materi pendukung pembelajaran Pendidikan Antikorupsi (PAK).
Program ini turut mendapat dukungan dari Australia-Indonesia Partnership for Justice Phase 3 (AIPJ3).
Sumber: KPK.go.id


▶
▶
▶






Narative.id Jawa Timur · Wisata, Kuliner & Budaya
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Ekonomi & Usaha
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR