NARATIVE.ID · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Pendidikan

Fosil 408 Juta Tahun Menggoyahkan Jejak Awal Serangga Terbang

Penelitian baru terhadap fosil berusia 408 juta tahun di Skotlandia mempertanyakan dasar perkiraan awal evolusi serangga terbang.
Fosil Rhyniognatha hirsti dan interpretasi morfologinya dalam penelitian 2026 yang mempertanyakan penetapannya sebagai serangga bersayap tertua.
Fosil Rhyniognatha hirsti dan interpretasi morfologinya dalam penelitian 2026 yang mempertanyakan penetapannya sebagai serangga bersayap tertua. · Foto: Long et al., Scientific Reports (2026), Fig. 1. CC BY 4.0 — https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

NARATIVE.ID, INTERNASIONAL — Ukurannya bahkan tak sampai satu milimeter. Namun selama lebih dari dua dekade, potongan fosil kecil bernama Rhyniognatha hirsti ikut menentukan cerita tentang kapan serangga mulai terbang di Bumi.

Fosil itu ditemukan pada 1926 di Rhynie Chert, Skotlandia, situs yang mengawetkan kehidupan sekitar 408 juta tahun lalu. Pada 2004, bentuk rahangnya membuat Rhyniognatha dianggap sebagai serangga bersayap tertua yang diketahui.

Kini, status tersebut kembali dipertanyakan.

Tim Natural History Museum, London, memeriksa fosil itu menggunakan mikroskop konfokal, teknologi yang memungkinkan struktur sangat kecil diamati secara lebih rinci.

Hasilnya, bagian rahang yang dulu dianggap mendukung identitasnya sebagai serangga terbang ternyata tidak menunjukkan ciri yang cukup kuat. Fosil tersebut juga belum dapat dipastikan sebagai kerabat kelabang sebagaimana pernah diusulkan penelitian lain.

Para peneliti kemudian menyarankan Rhyniognatha tidak lagi digunakan sebagai patokan untuk menentukan waktu evolusi serangga sampai identitasnya lebih jelas.

Konsekuensinya cukup besar. Tanpa fosil itu sebagai penanda, kemunculan kelompok serangga terbang mungkin dapat diperkirakan hingga sekitar 80 juta tahun lebih muda dibanding sejumlah perkiraan sebelumnya.

Namun, angka tersebut bukan tanggal baru yang pasti.

Fosil berumur satu abad itu justru menunjukkan bagaimana koleksi museum dapat mengubah cerita evolusi ketika teknologi baru memungkinkan ilmuwan melihat detail yang sebelumnya tersembunyi.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
ADVERTISEMENTpromo aplikasi inline berita
#Penemuan Dunia#Unik Dunia
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Reporter / Redaksi NARATIVE.ID

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT