NARATIVE.ID · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Internasional

Klaim Genosida Kulit Putih Afrika Selatan dan Rencana Kebijakan Pengungsi AS Era Trump

Sebuah kelompok lobi Afrikaner menggelar aksi di Washington DC mengklaim adanya genosida, sementara pemerintah Trump berencana menerima 17.500 pengungsi Afrikaner di tengah bantahan diplomat Afrika Selatan.
Klaim Genosida Kulit Putih Afrika Selatan dan Rencana Kebijakan Pengungsi AS Era Trump

NARATIVE.ID, Internasional - Sebuah kelompok lobi Afrikaner menggelar aksi dengan memperlihatkan ribuan salib putih di National Mall, Washington DC, Amerika Serikat. Mereka mengklaim bahwa salib-salib tersebut mewakili para korban genosida terhadap warga kulit putih yang terjadi di Afrika Selatan.

Pernyataan tersebut mendapat bantahan tegas dari pihak diplomatik Afrika Selatan. Duta Besar Afrika Selatan untuk Amerika Serikat yang baru, Roelf Meyer, menyatakan bahwa gagasan mengenai adanya serangan massal terhadap minoritas Afrikaner kulit putih di Afrika Selatan sebenarnya tidak ada.

Di saat yang sama, pemerintah administrasi Donald Trump dilaporkan tengah merencanakan langkah baru terkait kebijakan pengungsian. Berdasarkan pemberitahuan resmi yang dikirimkan kepada Kongres pada hari Selasa, pemerintah AS berencana untuk menerima hingga 17.500 warga Afrikaner kulit putih tambahan sebagai pengungsi dalam jangka waktu 12 bulan ke depan.

Koresponden BBC untuk Amerika Utara, Ione Wells, turut memberikan pemaparan mengenai sejauh mana peran yang telah dimainkan oleh pihak Amerika Serikat dalam berkembangnya klaim narasi genosida tersebut.

Selain isu Afrika Selatan, lanskap politik AS juga diwarnai perdebatan mengenai sektor teknologi. Presiden Donald Trump menunjukkan penolakan terhadap regulasi kecerdasan buatan (AI), langkah yang berlawanan dengan para pemimpin industri AI yang justru meminta agar laju pengembangan teknologi tersebut diperlambat.

Sementara itu, Senator Bernie Sanders menggelar aksi bernuansa "pro-human" di Washington DC untuk memperingatkan bahaya teknologi tersebut. Sanders menyerukan agar Amerika Serikat dan China dapat bekerja sama dalam melarang keberadaan superintelejensi AI.

Sumber: Bbc news

Editot : Narative.id

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Reporter / Redaksi NARATIVE.ID

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT