NARATIVE.ID · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Internasional

Perang Yaman Memanas, Serangan ke Houthi Meningkat di Tengah Ketegangan Iran–AS

NARATIVE ID, Internasional — Eskalasi perang di Yaman kembali meningkat setelah pasukan pemerintah yang diakui internasional memperluas serangan terhadap posisi kelompok Houthi, di…
Warga berkumpul di sekitar lokasi yang rusak akibat serangan di kawasan Sanaa, Yaman, di tengah meningkatnya pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi.
Warga berkumpul di sekitar lokasi yang rusak akibat serangan di kawasan Sanaa, Yaman, di tengah meningkatnya pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi. · Foto: Al Jazeera
NARATIVE ID, Internasional — Eskalasi perang di Yaman kembali meningkat setelah pasukan pemerintah yang diakui internasional memperluas serangan terhadap posisi kelompok Houthi, di tengah ketegangan yang masih tinggi antara Iran dan Amerika Serikat.

Reuters sebelumnya melaporkan pesawat tempur pemerintah Yaman melancarkan sedikitnya 20 serangan udara di Provinsi Taiz dalam waktu sekitar tiga jam. Serangan diarahkan ke personel, pergerakan, kendaraan, dan perlengkapan militer Houthi. 

Al Jazeera pada Minggu (4/10/2026) melaporkan pertempuran kembali meningkat, sementara Houthi juga mengklaim telah menyerang fasilitas Saudi Aramco di Riyadh menggunakan rudal balistik dan drone. Namun klaim itu belum sepenuhnya terverifikasi secara independen. 

Reuters mengonfirmasi seorang saksi melihat asap dan api di sekitar fasilitas Aramco di Riyadh. Namun hingga laporan diterbitkan, pemerintah Arab Saudi dan pihak Aramco belum memberikan konfirmasi bahwa fasilitas tersebut benar-benar terkena serangan Houthi. 

Pertempuran terbaru terjadi ketika Arab Saudi disebut sedang mempersiapkan operasi militer yang lebih besar untuk menekan Houthi dan merebut kembali wilayah strategis di sekitar Bab el-Mandeb, jalur pelayaran penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. 

Kawasan tersebut menjadi penting karena penguasaan Bab el-Mandeb dapat memengaruhi arus kapal perdagangan dan energi antara Asia, Timur Tengah, dan Eropa.
Di sisi lain, jalur diplomasi masih terbuka. Pakistan menyatakan anggota Mecca Defence Pact yang terdiri dari Arab Saudi, Turki, dan Pakistan dijadwalkan menggelar pertemuan darurat di Riyadh untuk membahas kemungkinan pendekatan politik terhadap Houthi. 

Upaya tersebut berlangsung bersamaan dengan mediasi Qatar antara Washington dan Tehran untuk meredakan konflik Iran–AS. Namun hingga kini belum ada kesepakatan konkret yang mengakhiri ketegangan, termasuk soal Selat Hormuz. 

Bagi Indonesia, perkembangan ini penting karena eskalasi di Bab el-Mandeb dan Selat Hormuz berpotensi memengaruhi jalur perdagangan, ongkos pengiriman, serta harga energi global.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pengumuman resmi mengenai operasi militer besar baru Amerika Serikat terhadap Iran.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Reporter / Redaksi NARATIVE.ID

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT