NARATIVE.ID · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Pendidikan

Dua Magnet Sekecil Biji Wijen Bisa Membantu Prostetik Membaca Gerakan Otot

MIT menguji dua magnet kecil pada otot tiga peserta amputasi untuk membaca gerakan sebagai langkah menuju pengendalian prostetik yang lebih responsif.
Ilustrasi magnet berbentuk bola 3 mm dari studi biokompatibilitas MIT 2022; penelitian yang diberitakan pada 2026 menguji peserta melalui kendali kursor komputer, bukan dengan berjalan menggunakan prostetik.
Ilustrasi magnet berbentuk bola 3 mm dari studi biokompatibilitas MIT 2022; penelitian yang diberitakan pada 2026 menguji peserta melalui kendali kursor komputer, bukan dengan berjalan menggunakan prostetik. · Foto: Taylor et al., Clinical viability of magnetic bead implants in muscle, Frontiers in Bioengineering and Biotechnology (2022), Fig. 2, CC BY 4.0 — https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

NARATIVE.ID, INTERNASIONAL — Dua benda berdiameter sekitar tiga milimeter dapat menjadi penghubung antara gerakan otot manusia dan kaki prostetik yang lebih responsif.

Peneliti MIT menguji pasangan magnet kecil yang ditanam di dalam otot untuk membaca bagaimana jaringan tersebut berkontraksi dan meregang.

Teknologinya bekerja sederhana. Ketika panjang otot berubah, jarak antara kedua magnet ikut berubah. Sensor yang dikenakan di luar tubuh kemudian melacak pergerakan itu tanpa kabel.

Pendekatan tersebut dinamakan magnetomicrometry.

Dalam penelitian terhadap tiga orang dengan amputasi di bawah lutut, peneliti membandingkan pembacaan magnet dengan sinyal listrik dari elektroda yang dipasang di dalam otot maupun pada permukaan kulit.

Peserta kemudian menggerakkan otot untuk mengendalikan kursor pada layar komputer. Sistem magnet menghasilkan sinyal kendali yang dinilai lebih akurat dan stabil dalam pengujian tersebut.

Tetapi ada batas penting: ketiga peserta belum sedang mengendalikan kaki prostetik dalam eksperimen yang dilaporkan.

Kursor komputer hanya digunakan sebagai simulasi gerakan yang kelak dapat diterjemahkan menjadi perintah untuk sendi kaki robotik.

MIT kini menjalankan penelitian yang lebih besar untuk menguji sistem tersebut ketika benar-benar terhubung dengan prostetik. Jika hasilnya konsisten, dua magnet sekecil biji wijen itu dapat menjadi cara yang relatif minim invasif untuk membaca keinginan gerak penggunanya.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
ADVERTISEMENTpromo aplikasi inline berita
#Unik Dunia
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Reporter / Redaksi NARATIVE.ID

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT