NARATIVE.ID, INTERNASIONAL — Nama Troy selama berabad-abad identik dengan kisah peperangan, benteng, dan kuda kayu legendaris. Namun, penggalian terbaru memperlihatkan sisi lain kehidupan kota kuno tersebut.
Di antara reruntuhan Troy, Turki, para arkeolog menemukan fragmen seruling yang dibuat dari tulang dan diperkirakan berusia sekitar 2.800 tahun.
Benda kecil itu menjadi temuan istimewa karena disebut sebagai alat musik pertama yang berhasil diidentifikasi sepanjang sejarah panjang penggalian arkeologi di situs tersebut.
Penemuan ini diumumkan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, sebagaimana diberitakan Archaeology Magazine pada Jumat (23/10/2026).
Selain seruling, penggalian juga menghasilkan kepala patung berbentuk manusia yang diperkirakan berusia sekitar 4.500 tahun.
Kedua artefak tersebut berasal dari masa yang berbeda. Namun, masing-masing memberi petunjuk mengenai kehidupan masyarakat yang pernah menghuni kawasan Troy.
Selama ini, perhatian dunia terhadap Troy banyak dipengaruhi kisah Perang Troya dalam tradisi sastra Yunani.
Padahal, di luar legenda tersebut, kota ini memiliki sejarah permukiman panjang dengan kehidupan masyarakat yang terus berubah.
Belum diketahui siapa yang memainkan seruling itu, bagaimana bunyinya, atau untuk kegiatan apa alat musik tersebut digunakan.
Namun, temuan ini mengingatkan bahwa sebuah kota yang terkenal karena peperangan juga pernah menjadi tempat manusia menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk mengenal musik.


▶
▶
▶
▶




Narative.id Tegal · Wisata, Kuliner & Budaya
NARATIVE.ID · Lingkungan & Bencana
NARATIVE.ID · Teknologi & Kreatif
NARATIVE.ID · Lingkungan & Bencana
NARATIVE.ID · Lingkungan & Bencana
NARATIVE.ID · Hukum & Keamanan
Narative.id Jawa Timur · Hukum & Keamanan
Narative.id Brebes · Lingkungan & Bencana

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR